Kekeliruan Yang Harus Dihindari Ketika Anda Berjumpa Dengan Penderita Disabilitas

Penderita disabilitas yaitu komponen dari masyarakat. Walaupun beberapa besar masyarakat dapan berjalan, berjabat tangan, mengamati, mendengar, dan berdiskusi dengan normal, ada beberapa kecil di antara kita yang tak kapabel menjalankan hal-hal simpel hal yang demikian sebab batasan lahiriah mereka. Tapi, hal ini bukan berarti mereka hidup terpisah dari kita, sebab mereka juga mau berprofesi, bergaul, dan beribadah seperti kita seluruh. Oleh sebab itu, saat anda patut berprofesi atau berdagang dengan seorang penderita disabilitas, anda semestinya menghindari kekeliruan-kekeliruan yang bisa anda lakukan ketika anda bersua dengannya. Dalam tulisan ini, kami akan berbagi sebagian tipe kekeliruan hal yang demikian yang semestinya anda hindari, agar anda bisa berkomunikasi, berprofesi, dan berdagang dengan seorang penyandang disabilitas dengan bagus dan sopan kompasiana.

Berikut ialah kekeliruan-kekeliruan yang seharusnya anda hindari:

Memperlakukannya dengan terlalu berbeda atau kaku dapat menyinggung perasaannya

Seorang penderita disabilitas yang tak mempunyai kekurangan mental tentunya berharap diperlakukan layaknya seperti lain orang pada biasanya. Melainkan, beberapa dari kita merasa canggung ketika bersua dengan seorang penderita disabilitas untuk pertama kalinya. Sekiranya ini bisa menciptakan mereka berbincang-bincang secara pelan dengan seorang yang menerapkan bangku roda, atau berbincang-bincang dengan terlalu hati-hati. Sekiranya ini dapat menyinggung perasaan orang hal yang demikian, meski ia dapat saja memberi maaf anda. Cobalah untuk berdialog dengannya secara normal, agar ia merasa lebih dihargai dan dihormati oleh anda.

Memandangi kakinya yang lumpuh atau tangannya yang tak komplit yaitu pandangan baru buruk

Usahakanlah untuk tak memandangi komponen tubuhnya yang tak komplit. Kalau ini dapat menyinggung perasaannya, dan bisa mengacaukan suasana perbincangan bisnis antara anda dan si penderita disabilitas. ini yaitu pertama kalinya bagi anda untuk bersua dengan seorang penderita disabilitas secara lantas, cobalah untuk membendung rasa penasaran anda, dan tataplah mata atau wajahnya ketika anda berbincara dengannya. Kalau ini tentunya lebih penting dikala berdiskusi perihal bisnis dengannya, agar si penderita disabilitas akan merasa bersuka ria berbisnis dengan anda.

Mempertanyakan kondisinya atau penyebab kondisinya dikala ini merupakan hal yang tak sopan

Mungkin anda penasaran dengan kondisinya, serta anda berkeinginan tahu penyebab kekurangan fisiknya. Apakah hal ini terjadi sebab penyakit? Kecelakaan? ataukah hal ini terjadi sebab keadaan yang berbeda semenjak lahir. Cobalah untuk membendung diri dari menanyakan pertanyaan-pertanyaan hal yang demikian. hal yang demikian sangatlah tak sopan, sebab anda belum ketahui dengannya secara pribadi. Perbincangan peka seperti itu umumnya cuma akan dapat ia terima dikala anda telah menjadi sahabat dekatnya. Sedangkan beberapa penderita disabilitas tak akan murka pada anda, sangatlah bagus sekiranya anda menghindari pertanyaan hal yang demikian, terlebih apabila konsentrasi utama dalam pertemuan anda dengannya yaitu urusan bisnis. Tentunya anda tak mau mengacaukan mood si penderita disabilitas yang dapat saja menjadi pelanggan bisnis loyal anda di masa depan, ya kan?